Sunday, 21 February 2016

PANGGILAN TERHADAP MAYAT

SUARA YANG DIDENGAR MAYAT

       Yang akan ikut mayat adalah tiga: keluarga, hartanya, dan amalnya.
Hasil gambar untuk mayatAda dua yang kembali dan satu tinggal bersamanya; keluarga dan hartanya akan kembali sementara amalnya akan tinggal bersamanya.

Ketika roh meninggalkan jasad… terdengar suara dari
langit memekik,
"Wahai Polan anak si Polan !!! :
Apakah kau yang telah meninggalkan dunia, atau
dunia yang meninggalkanmu?
Apakah kau yang telah menumpuk harta kekayaan, atau kekayaan yang telah menumpukmu ?
Apakah kau yang telah menumpuk dunia, atau dunia yang telah menumpukmu ?
Apakah kau yang telah mengubur dunia, atau dunia yang telah menguburmu?."

Ketika mayat tergeletak akan dimandikan terdengar dari langit suara memekik,
"Wahai Polan anak si Polan !!! :
Mana badanmu yang dahulunya kuat, mengapa kini terkulai lemah ?
Mana lisanmu yang dahulunya fasih, mengapa kini bungkam tak bersuara ?
Mana telingamu yang dahulunya mendengar, mengapa kini tuli dari seribu bahasa ?
Mana sahabat-sahabatmu yang dahulunya setia, mengapa kini raib tak bersuara ?

Ketika mayat siap dikafan… suara dari langit terdengar memekik :
Wahai Polan anak si Polan berbahagialah apabila kau bersahabat dengan ridha Allah Celakalah apabila kau bersahabat dengan murka Allah….
Wahai Polan anak si Polan kini kau tengah berada dalam sebuah perjalanan nun jauh tanpa bekal kau telah keluar dari rumahmu dan tidak akan kembali selamanya kini kau tengah safar pada sebuah tujuan yang penuh pertanyaan."

Ketika mayat diusung… . terdengar dari langit suara memekik
"Wahai Polan anak si Polan !!! :
Berbahagialah apabila amalmu adalah kebajikan
Berbahagialah apabila matimu diawali tobat
Berbahagialah apabila hidupmu penuh dengan taat."

Ketika mayat siap dishalatkan terdengar dari langit suara memekik :
“Wahai Polan anak si Polan !!!:
Setiap pekerjaan yang kau lakukan kelak kau lihat hasilnya di akhirat
Apabila baik maka kau akan melihatnya baik
Apabila buruk, kau akan melihatnya buruk."

Ketika mayat dibaringkan di liang lahat terdengar suara memekik dari langit,
"Wahai Polan anak si Polan apa yang telah kau siapkan dari rumahmu yang luas di dunia untuk kehidupan yang penuh gelap gulita di sini wahai Polan anak si Polan ……
Dahulu kau tertawa, kini dalam perutku kau menangis
Dahulu kau bergembira, kini dalam perutku kau berduka
Dahulu kau bertutur kata, kini dalam perutku kau bungkam seribu bahasa."

Ketika semua manusia meninggalkannya sendirian… .
Allah berkata kepadanya, "Wahai hamba-Ku… .. kini kau tinggal seorang diri tiada teman dan tiada kerabat di sebuah tempat kecil, sempit dan gelap.. mereka pergi meninggalkanmu seorang diri padahal, karena mereka kau pernah langgar perintahku hari ini,… . akan kutunjukan kepadamu kasih sayang-Ku yang akan takjub seisi alam aku akan menyayangimu lebih dari kasih sayang seorang ibu pada anaknya.

Kepada jiwa-jiwa yang tenang Allah berfirman, "Wahai jiwa yang tenang kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam jannah-Ku

PANGGILAN TERHADAP MAYAT

       DALAM suatu riwayat disebutkan, tatkala roh berpisah dari tubuh, maka ia dipanggil dari langit dengan tiga kai jeritan:
Wahai anak Adam !!!
Apakah kamu meninggalkan dunia, atau dunia yang meninggalkan kamu ?
Apakah kamu mengumpulkan dunia, atau dunia mengumpulkan kamu ?
Apakah kamu mematikan dunia, atau dunia mematikan kamu ?
Jika mayat diletakkan di tempat untuk dimandikan, maka ia dipanggil tiga kali teriakan:
Wahai anak Adam!!!
Dimanakah tubuhmu yang kuat, bukankah sekarang ini kamu menjadi lemah ?
Dimana mulutmu yang bijak, bukankah sekarang kamu diam ?
Dimana kekasihmu, bukankah mereka sekarang mengasingkan kamu?
Dikala mayat diletakkan di tempat kafan, ia dipanggil tiga kali jeritan:
Wahai anak Adam!!!
Pergilah kamu ketempat yang jauh ke tanpa membawa bekal!
Keluarlah kamu dari rumahmu, dan tidak usah kembali!
Naiklah kuda, dan kamu tidak akan naik seperti itu selamanya, kamu akan menjadi sesuatu di dalam rumah yang penuh kesedihan!

Sewaktu mayat itu dipikul diatas usungan, ia dipanggil tiga kali jeritan:
"Wahai anak Adam!!!
Sangat berbahagialah kamu jika kamu termasuk orang yang bertaubat.
Sangat berbahagialah kamu jika amal kamu baik.
Sangat berbahagialah kamu jika sahabatmu dalam keridhaan Allah, dan alangkah celakanya kamu jika para sahabatmu orang yang dimurkai Allah."

Sewaktu mayat diletakkan untuk disholatkan, maka ia dipanggil tiga kali teriakan:
Wahai anak Adam!!!
Segala amal yang telah kamu lakukan akan kamu lihat!
Jika amal perbuatanmu baik, maka kamu akan melihat baik!
Jika amal perbuatanmu buruk, kamu pun akan melihat buruk!"

Kemudian apabila mayat sudah berada di tepi kubur, maka ia dipanggil lagi tiga kali teriakan:
"Wahai anak Adam!!!
Bukankah kamu menambahkan damai pada tempat yang sempit ini ?
Bukankah kamu membawa kekayaan di tempat kekafiran ini ?
Bukankah kamu membawa penerang ditempat yang gelap ini ?

Dan jika mayat diletakkan pada liang kubur, maka iapun dipanggil dengan tiga kali jeritan:
Wahai anak Adam!!!
Kamu di atas punggungku bersenda gurau, tapi kamu dalam perutku menjadi menangis.
Kamu berada diatas punggungku bergembira ria, tapi kamu dalam perutku menjadi cemas dan duka.
Kamu diatas punggungku dapat berbicara, tapi kamu dalam perutku kamu menjadi diam."

       Setelah manusia pulang meninggalkan mayat yang sudah dikuburkan itu, lalu Allah SWT berfirman: "Wahai hamba-hambaKu, kamu tetap terpencil dan bersendirian, para manusia sudah pergi dan pulang meninggalkan kamu bersendirian dalam kegelapan kubur.

Padahal kamu telah berbuat maksiat kepada-Ku karenapara manusia, karena isteri dan anak. Namun Aku sangat kasihan kepadamu pada hari ini dengan limpahan Rahmat, yang denganya para makhluk semua kagum. Dan aku lebih kasihan kepadamu daripada kasih IBU kepada anaknya."



       Wahai saudara muslimin ku… … siapakah mayat itu… … … .aku, kau, kamu semua sudah pasti akan menjadi mayat suatu hari nanti. Dikala itu kita pasti akan mendengar jeritan yang amat menggerikan itu hinggakan makhluk yang lain mendengarnya merasa takut dan kagum terhadap Maha Pencipta. Mana amalan mu… … … mana kebaikanmu sebagai Khalifah Allah dimuka bumi ini… … … … … … ???????

No comments:

Post a Comment

ini komentar