Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Sunday, 21 February 2016

TAK SESEDERHANA KATA “AIR”

TAK SESEDERHANA KATA “AIR”

Hasil gambar untuk airPembaca budiman, air memang tampak sederhana, sesederhana kata ‘air’ itu sendiri. Meskipun seringkali kita abaikan dan tak pernah menjadi bahan pemikiran serius, air ternyata menyimpan segudang informasi yang sungguh penting. Dengan memiliki pengetahuan inilah kita akan tahu betapa air, molekul yang hanya tersusun atas dua atom hidrogen dan satu atom oksigen, adalah cairan yang luar biasa.  isyarat penting betapa air tidak sekedar diciptakan begitu saja. Namun air juga harus ada dalam jumlahnya yang seimbang agar kehidupan di bumi dapat berlangsung dengan baik.

Bahasan Utama - 1
Beruntunglah Perilakunya ‘Aneh’
Sebagian besar planet bumi tertutupi oleh air.
1.       Samudra dan lautan membentuk tiga perempat permukaan bumi.  Sejumlah besar air ini juga berada di angkasa: setiap awan mengandung ribuan bahkan jutaan ton air berbentuk uap. Bahkan udara yang Anda hirup saat ini mengandung uap air dengan kadar tertentu. Bahkan, di ruangan tempat Anda berada saat ini mungkin terdapat sekitar empat puluh hingga lima puluh liter air, benarkah?
2.       Tubuh manusia terdiri dari sekitar 70% air. Sel-sel tubuh Anda berisi banyak hal, tapi tidak ada yang lebih banyak atau lebih penting dari air.
3.       Air adalah zat yang diciptakan dan dirancang secara khusus sebagai sumber kehidupan. Setiap sifat fisika dan kimia air telah diciptakan secara khusus bagi kehidupan. Air memang memiliki segala sifat yang benar-benar pas dan sesuai bagi kelangsungan hidup semua makhluk.
4.       Air membeku dari arah sebaliknya. Ini adalah sifat air yang ‘aneh’, akan tetapi sangatlah penting bagi keberadaan air di permukaan bumi. Jika air tidak membeku dari atas, dengan kata lain jika es tidak mengapung, maka banyak air di wilayah dingin di permukaan bumi yang 
akan menjadi es. 
 

Terdapat banyak tempat di bumi yang memiliki suhu di bawah 00C di musim dingin. yang terjadi adalah: ketika suhu udara menjadi dingin, masa jenis atau kerapatan air menjadi semakin besar hingga suhunya mencapai 40C. Namun setelah mencapai titik ini, segala sesuatunya berubah tiba-tiba. Di bawah suhu ini, air mulai memuai dan kerapatannya menjadi semakin kecil. Akibatnya, air bersuhu 40C akan tetap berada di bagian paling bawah. Hanya di bagian paling permukaan sajalah suhu air mencapai 00C. Dan lapisan teratas inilah yang membeku. Tapi hanya bagian permukaan saja yang membeku, lapisan air bersuhu 40C di bawah lapisan es ini tetap berwujud cair, dan ini sudah cukup bagi hewan dan tumbuhan dalam air untuk tetap hidup.


Untuk volume yang sama, air memiliki berat tertinggi pada suhu +40C. Ini sungguh penting bagi kelangsungan hidup flora dan fauna di muka bumi. Di lautan, air yang bersuhu +40C tenggelam ke dasar lautan karena memiliki berat terbesar. Karenanya, dasar lautan yang permukaannya tertutupi bongkahan es, selalu dalam keadaan cair (tidak beku), dan memiliki suhu +40C yang masih memungkinkan berlangsungnya kehidupan. Hal yang sama berlaku pula di sungai dan di danau.
Mengapa air berperilaku tidak sebagaimana zat cair lainnya? Mengapa air tiba-tiba saja memuai di bawah suhu 40C, padahal di atas suhu ini ia menyusut? Ini adalah pertanyaan yang tak seorang pun mampu menjawabnya. Tapi satu hal yang pasti adalah: ‘keanehan’ inilah yang menjadikan kehidupan di bumi tetap berlangsung. Hal ini memunculkan satu pertanyaan lagi: mungkinkah ini semua dikarenakan air itu sendirilah yang menghendaki perilaku ‘anehnya’ tersebut. Namun air adalah benda mati. Air hanyalah senyawa yang terdiri dari atom hidrogen dan oksigen yang tidak memiliki akal pikiran. Sebaliknya, ini bukan pula kehendak seluruh makhluk hidup yang telah memprogram air agar memiliki sifat yang mendukung kelangsungan hidup mereka. Jika demikian, tentunya ada kehendak dan kecerdasan lain yang menciptakan perilaku air agar sesuai dengan kebutuhan makhluk hidup.

Bahasan Utama - 2
Cairan Pendingin No. 1
1.       Semua hewan menyusui memiliki suhu tubuh yang hampir sama. Kendatipun terdapat perbedaan, ini hanya sedikit dan suhu tubuh mereka berkisar antara 35-400C. Manusia normal bersuhu tubuh 370C. Ini adalah suhu yang sangat kritis dan harus dijaga agar tetap berada pada angka ini. Sebab, jika suhu tubuh Anda turun beberapa derajat saja, banyak bagian tubuh Anda yang akan terganggu fungsinya dan sSebaliknya. Singkatnya, suhu tubuh kita berada pada titik kesetimbangan yang sangat kritis yang hanya memberikan ruang bagi perubahan yang sangat kecil saja.
2.       Semua gerakan dari seluruh tubuh, memerlukan energi agar dapat berlangsung. Tapi, proses pembentukan energi senantiasa melepaskan panas sebagai hasil samping. jika Anda berpikir secara mendalam Anda akan tahu bahwa tubuh Anda tidak sepanas sebagaimana yang seharusnya.
3.       Satuan panas adalah kalori. Manusia normal yang berlari 10 kilometer selama satu jam akan menghasilkan panas sebesar 1000 kalori. Panas ini harus dibuang dari dalam tubuh. Jika tidak, Anda akan jatuh pingsan dan koma sebelum Anda menempuh kilometer yang pertama. Beruntunglah, Anda terhindarkan dari bahaya ini oleh dua sifat yang dimiliki air.

4.       Sifat pertama adalah kapasitas panas air yang sangat besar yang berarti: untuk menaikkan suhu air, sejumlah besar energi dalam bentuk panas dibutuhkan. Kendatipun air menyusun sekitar 70% dari keseluruhan tubuh kita, air tidak gampang cepat menjadi panas dikarenakan kapasitas panas yang dimilikinya ini.

5.        Peningkatan sebesar 100C  akan berakibat mematikan, sebagaimana telah disebutkan di atas. Untuk mencegahnya, sifat yang kedua dari air, yakni panas laten yang tinggi, sangat dibutuhkan. Untuk menjaga agar tetap dingin meskipun menghasilkan panas, tubuh kita berkeringat. Ketika kita berkeringat, air menutupi permukaan kulit kita dan menguap dengan cepat. Namun, oleh karena panas laten air begitu besar, penguapan ini memerlukan panas dalam jumlah besar. Dan panas ini sudah tentu diserap dari tubuh, dan karenanya tubuh kita tetap dingin. Proses pendinginan ini bekerja dengan sangat baik sehingga terkadang kita merasa kedinginan meskipun cuaca agak panas.

6.       Seseorang yang telah berlari sejauh 10 kilometer akan menurunkan suhu tubuhnya sebanyak 60C akibat penguapan air sebanyak kurang lebih 1 liter. Semakin banyak tenaga yang ia keluarkan, semakin tinggi kenaikan suhu tubuhnya; namun pada saat yang sama ia pun semakin banyak berkeringat. Akibatnya, terjadi pendinginan pada tubuhnya. Keberadaan perangkat termostat (pengatur suhu) pada tubuh ini dimungkinkan oleh sifat panas air tersebut. Tidak ada cairan yang dapat menandingi keunggulan air.

7.       Ada satu hal penting lagi. Jika panas yang dihasilkan dalam tubuh tidak dialirkan ke permukaan tubuh, yakni ke bagian kulit, maka dua sifat air di atas, termasuk proses berkeringat, tidak akan terjadi.

8.       Jadi, struktur tubuh kita haruslah memiliki kemampuan menghantarkan panas yang tinggi. Di sinilah perlunya satu lagi sifat air lainnya, yakni kemampuan yang sangat tinggi untuk menghantarkan panas. Tidak seperti cairan yang lain, air memiliki daya hantar panas yang sangat tinggi. Akibatnya, tubuh mengalirkan panas yang dihasilkannya di bagian dalam tubuh keluar menuju kulit di permukaan. Jika daya hantar ini dua atau tiga kali lebih rendah, maka laju pengaliran panas ini akan lebih lambat. Hal ini menjadikan kehidupan hewan seperti mamalia takkan mungkin terjadi.
Semua ini menunjukkan bahwa ketiga sifat panas air bekerja bersama untuk satu tujuan: mendinginkan suhu tubuh makhluk hidup, termasuk manusia.
Bahasan Utama - 3
Nampaknya biasa saja...
Usaha pertama untuk mengkaji masalah air pada tahun 1832 karya seorang naturalis Inggris, William Whewell, berjudul “Astronomy and General Physics Considered with Reference to Natural Theology”. Whewell mengulas sifat-sifat air dan menemukan bahwa sebagiannya tampak menyalahi sejumlah aturan baku dan hukum alam. Kesimpulan yang ia dapatkan adalah ketidaksesuaian ini justru menjadi sebagai bukti bahwa air telah secara khusus diciptakan agar kehidupan dapat berlangsung.
1.       Air telah diciptakan untuk kehidupan dengan tingkat kesesuaian yang begitu tinggi.
Dengan kata lain, segala ciri fisika dan kimia air menunjukkan bahwa air diciptakan secara khusus bagi kehidupan.
“Dia-lah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebahagiannya menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. An Nahl, 16:10-11)

7 ROMBONGAN IBLIS

7 ROMBONGAN IBLIS

Hasil gambar untuk manusia       Iblis akan senantiasa mengganggu manusia, mulai dengan memperdayakan manusia dari terjadinya dengan setitik mani hingga ke akhir hayat mereka, dan yang paling dahsyat ialah sewaktu akhir hayat yaitu ketika sakaratul maut. Iblis mengganggu manusia sewaktu sakaratul maut disusun menjadi 7 golongan dan rombongan.

Hadith Rasulullah S.A.W. menerangkan:
"Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari tipuan syaitan diwaktu sakaratul maut. "

Rombongan 1
       Akan datang Iblis

Saturday, 20 February 2016

JUARA

Juara 
            Suatu Ketika ada seorang anak yang mengikuti lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak penentuan. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya.
Hasil gambar untuk juara            Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil marklah yang tak paling istimewa. Beberapa anak menyaksikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.
            Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan  itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendirai.
Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainanan. Setiap anak mulai bersiap digaris start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Disetiap jalur lintasan, telah setiap 4 mobil, dengan 4 “pembalap” lintasan itu berbentuk lingkarang dengan 4 jalur  terpisah diantaranya.
Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat kamit seperti sedang berdoa’. Matanya terpejam, dengan tangan yang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, Ia berkata, “ya, aku siap!”.
Dor. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakkan kuat mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itupun meluncur denagn cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. “Ayo..Ayo.. cepat…cepat.., Maju Maju…”, begitu teriak mereka. Ahha…sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finispun tlah terlambai. Dan, Marklah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Mark. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. “Terimakasih”.
Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. “Hai jagoan, kamu pasti tadi berdo’a kepada tuhan agar kamu menang, bukan?”. Mark terdiam. “Bukan, Pak bukan itu yang aku panjatkan” kata Mark.


Ia lalu melanjutkan , “sepertinya, tidak adil untuk meminta kepada Tuhan untuk menolongmu mengalahkan orang lain. “Aku hanya memohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah”. Semua hadirin terdiam mendengar itu. Seetelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.