Monday, 19 October 2015

keajaiban pada semut: Markas Ideal



Markas Ideal
Mari kita luaskan sedikit contoh pasukan yang disampaikan sebelum-nya. Bayangkan Anda tiba di
markas tentara yang luar biasa besar, tetapi sangat teratur. Tampaknya Anda tidak dapat masuk karena
petugas keamanan di gerbang tidak mengizinkan masuk orang yang tidak dikenal. Bangunan tersebut
dilindungi oleh sistem keamanan yang diawasi ketat.
Sekarang, misalkan saja Anda berhasil masuk. Di dalam, berbagai kegiatan sistematis dan dinamis akan
memesona Anda, karena ribuan prajurit sedang melaksanakan tugas mereka dengan teramat tertib. Saat Anda
meyelidiki rahasia keteraturan ini, tampak bahwa bangunan itu telah dirancang dalam bentuk yang
sepenuhnya cocok bagi penghuninya untuk bekerja. Ada departemen khusus untuk setiap tugas dan semuanya
dirancang supaya prajurit dapat bekerja se-mudah mungkin. Misalnya, bangunan ini memiliki lantai-lantai di
bawah tanah, tetapi departemen yang memerlukan energi matahari lokasinya memperoleh sinar matahari
dengan sudut sebesar mungkin. Dan departemen-departemen yang harus senantiasa saling berhubungan
dibangun sangat berdekatan sehingga memudahkan akses. Gudang-gudang penyimpan kelebihan bahan juga
dirancang sebagai departemen terpisah di satu sisi bangunan. Lokasi gudang-gudang penyimpanan itu nyaman
serta mudah diakses. Dan tepat di tengah bangunan terdapat ruang luas di mana semua orang dapat
berkumpul.
Keunikan markas tersebut bukan hanya itu. Meski luas, bangunan ini dipanaskan secara seragam. Suhu
tetap konstan sepanjang hari berkat sistem pemanas sentral yang sangat canggih. Penyebab lainnya adalah
sekat luar yang sangat efektif melawan segala kondisi cuaca.
Jika ditanya bagaimana dan oleh siapa markas semacam ini dirancang, semua orang akan menjawab
bahwa markas ini dirancang dengan teknologi tinggi oleh kerja tim profesional. Bangunan markas seperti ini
hanya bisa dibangun oleh mereka yang memiliki tingkat pendidikan, budaya, kecerdasan, dan logika tertentu.
Namun, bangunan markas ini sebenarnya adalah sebuah sarang semut. (lihat halaman sebelah)
Menghimpun informasi yang diperlukan untuk membangun markas semacam ini memakan sebagian
besar usia manusia. Namun, seekor semut yang baru menetas dari telur sudah tahu tugasnya saat itu juga dan
mulai bekerja tanpa membuang waktu. Ini menunjukkan bahwa semut memiliki informasi tersebut sebelum
ia lahir. Semua informasi tersebut diilhamkan dalam diri semut pada saat penciptaannya oleh Allah Yang
Maha Kuasa yang menciptakan mereka.

No comments:

Post a Comment

ini komentar