Saturday, 26 March 2016

Akar permasalahan para wahabi adalah memaknai IBADAH



Akar permasalahan para wahabi adalah memaknai IBADAH

A. Ibadah terbagi menjadi dua jenis,

1. Ibadah Mahdhah,  merupakan hubung an antara kita  dengan Allah secara langsung.
 prinsipnya:
a. Keberadaannya harus berdasarkan adanya dalil perintah,
b. Tatacaranya harus berpola kepada contoh Rasul saw.
c. Bersifat supra rasional (di atas jangkauan akal) artinya ibadah bentuk ini bukan ukuran logika, karena bukan wilayah akal,
d. Azasnya “taat”

yang termasuk Ibadah  mahdhah, adalah :Wudhu, Tayammum,  Mandi hadats , Adzan, Iqamat,  Shalat, Membaca al-Quran,
 I’tikaf,  Shiyam ( Puasa ),  Haji,  Umrah, Tajhiz al- Janazah

2. Ibadah Ghairu Mahdhah, yaitu ibadah yang di samping sebagai  hubungan  hamba dengan Allah juga merupakan hubungan atau interaksi antara hamba dengan makhluk lainnya . 
prinsipnya :  “tidak adanya dalil yang melarang”,  Bersifat rasional,  Azasnya “Manfaat”

B. disamping ibadah ada namanya akhlak dan adhab: 

1. contoh akhlak: tidak mencaci manusia, makanan dan makhluk lain,

2. contoh adhab:  bagaimana cara menutup mulut dengan punggung tangan kiri ketika menguap dan bersin.
Semua itu kita SEPAKATI karena rasional dan manfaat. Tetapi ketika harus isbal (celana diatas mata kaki) untuk daerah dingin apa rasional dan manfaat? Jadi walaupun melanggar sunah dalam kasus ini tak seharusnya memberi setempel “ingkar sunnah-ahlul bid’ah” atau sampai menghukumi dengan haram, sesat dan masuk neraka.

Allahu’alam

No comments:

Post a Comment

ini komentar