KEBAIKAN ADA DI TANGAN ALLAH
Pilihan Allah
Hanya Allah semata yang mempunyai hak mencipta dan
menentukan pilihan, sebagaimana
firman-Nya,
"Dan, Rabbmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan
memilihnya. Sekali-kali tidak ada
pilihan bagi mereka. Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari apa yang mereka
persekutukan. " (Al-Qashash: 6S).
Sebagaimana Allah semata yang berhak mencipta, maka Dia
pula yang berhak memilih, karena Dia
lebih mengetahui tentang apa yang dipiiih-Nya.
.... Kami telah menentukan antara
mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian
mereka atas sebagian yang lain beberapa
derajat. " (Az-Zukhruf: 3 1 -32).
" Allah lebih mengetahui dimana Dia menempatkan tugas kerasulan. "
(Al-An'am: 124).
Sebagaimana Allah yang menciptakan mereka, maka Dia pula
yang menentukan pilihan bagi mereka.
Pilihan ini kembali kepada hikmah Allah dan
pengetahuan-Nya tentang siapa yang layak mendapatkan pilihan itu,
bukan karena terpengaruh oleh usulan dan pilihan mereka.
Pilihan yang bersifat umum ini merupakan bukti paling besar tentang Rububiyah
Allah dan merupakan saksi paling besar
tentang Wahdaniyah-Nya, sifat kesempumaan Nya dan kebenaran Rasul-Nya.
Di
antara contohnya adalah pilihan Allah yang
jatuh kepada para malaikat pilihan, sebagaimana yang disabdakan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam,
"Ya Allah, Rabh Jibril, Mika'il dan israfil yang
menciptakan langit dan bumi yang
mengetahui yang gaib dan nyata, Engkau menetapkan keputusan di antara hamba-hamba-Mu tentang apa
yang mereka perselisihkan. Berilah aku petunjuk
tentang kebenaran yang diperselisihkan
di dalamnya dengan seizin-Mu, sesungguhnya Engkau memberi petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki
kejalan yang lurus. " (Diriwayatkan
Muslim).
Bcgitu pula pilihan Allah yang jatuh kepada para nabi
dari anak keturunan Adam, pillihan-Nya yang jatuh kepada para rasul di antara
mereka, pilihan-Nya yang jatuh kepada Ulul-Azmi di antara mereka. yaitu
limarasul seperti yang disebutkan dalam sural Al-Ahzab dan Asy-Syura. Begitu
pilihan
Allah yang jatuh kepada Al-Khalilani (dua kekasih),
Ibrahim dan Muhammad. Kemudian Allah memilih anak keturunan Isma'il dari Bani
Adam, memilih Bani Kinanah dari Bani Adam, lalu memilih Quraisy dari Bani
Kinanah, memilih Bani Hasyim dari Quraisy, lalu memilih Muhammad dari
Bani Hasyim sebagai pemimpin bagi seluruh umat manusia.
disebutkan dari Mu"awiyah bin Haidah secara marfu', "'Kamu sekalian sama dengan tujuh
puluh umat. Tapi kalian yang paling baik
dan paling mulia bagi Allah di antara mereka.""
No comments:
Post a Comment
ini komentar