Golongan keempa tberpendapat, shalat dhuha dikerjakan
karena sebab tertentu seperti
vang dilakukanNabi ShallallahuAlaihi waSallam, yaitu delapan rakaat saat
berhasil melakukan penaklukan Makkah atau ketika tiba dari bepergian atau ketika mengunjungi suatu
kaum atau ketika mendatangi masjid
Quba'.
Adapun tuntunan Nabi ShallallahuAlaihi wa Sallam dan para
shahabat tentang sujud syukur, yaitu
ketika mendapatkan nikmat yang menggembirakan atau ketika ada bahaya yang
tersingkirkan, sebagaimana yang diriwayatkan di dalam Al-Musnad, dari Abu
Bakrah RadhiyallahuAnhu, bahwa jikaNabi ShallallahuAlaihi wa Sallam mendapatkan sesuatu yang
menggembirakan, maka beliau merunduk kepada Ailah. bersujud seraya bersyukur
kepada Allah.
Ka'b bin Malik juga melakukan sujud ketika mendapat kabar
gembira, bahwa taubatnya diterima Allah,
sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat Al-Bukhary. Sa' id bin Manshur
menyebutkan bahwa Abu Bakar Ash- Shiddiq melakukan sujud ketika mendapat kabar
tentang terbunuhnya Musailamah Al-Kadzdzab.
Tentang sujud tilawah, bahwa melewati
ayat sajadah, maka bertakbir dan sujud, yang dalam sujudnya itu beliau mengucapkan,
'Wajahku sujud kepada Dzat yang menciptakannya,
membentuknya, membelah pendengaran dan
penglihatannya, dengan daya dan kekuatan-Nya. ''
Tidak disebutkan bahwa beliau bertakbir ketika bangkit
dari sujud ini, tidak pula tasyahhud dan salam.Begitulah yang diriwayatkan dari
Asy-Sya-fi'y dan Ahmad. Diriwayatkan secara shahih dari Nabi
ShallallahuAlaihi wa Sallam, bahwa beliau bersujud ketika dalam alif lam mim
tanzil, Shad, An-Najm, Al-Insyiqaq dan Al-Alaq. Abu Daud meriwayatkan dari Amr
bin Al-Ash, bahwa RasuluWah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah membacakan lima belas ayat sajadah.
Tentang hadits Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah tidak pernah
sujud pada surat-surat yang pendek setelah pindah ke Madinah. maka ini adalah
hadits dha'if. Sebab ada riwayat shahih dari Abu Hurairah, bahwa dia pernah
sujud bersamaNabi ShallallahuAlaihi wa
Sallam pada sural Al-Alaq dan Al-Insyiqaq. Sementara dia masuk Islam setelah
beliau menetap di Madinah selama enam
atau tujuh tahun.
Tuntunan Rasulullah tentang Shalat Jum'at dan
Keistimewaan Hari Jum'at Dalam Shahih
Muslim disebutkan dari Abu Hurairah dan Hudzaifah
Sallam bersabda,
"Allah menyimpangkan orang-orang yang sebelum kita
dari hari Jiim 'at. Orang-orang Yahudi mempunyai hari Sabtu. Orang-orang Nashara
mempunyai hariAhad. Lalu Allah datang kepada kita dengan menunjuki kita dengan
hari Jum dt, lalu menjadikan hari Jum'at , Sabtu dan Ahad. Begitupula mereka
akan mengikuti kitapada hari kiamat. Kita adalah kaum terakhir dari penduduk
dunia dan terdepan (masuk surga)pada hari kiamat, yang ditetapkan bagi mereka
sebelum semua makhluk. " Di dalam , disebutkan dari haditsAus bin Alls. dari Nabi
Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau bersabda,
"Diantara hari-hari kalian yang paling mulia adalah
hari Jum 'at. Pada hari itu Allah menciptakan Adam, pada hari ilu dia
dimatikan. pada hari itu dia diliiip, pada hari itu sangkakala ditiup. Maka
perbanyaklah shalawat alas diriku pada hari itu, karena shalawat kalian akan
ditampakkan kepadaku". Mereka bertanya, 'Wahai Rasulullah, bagaimana
shalawat kami ditampakkan kepada engkau, padahal badan engkau telah usang?
" Beliau menjawab, 'Sesungguhnya Allah mengharamkan tanah untuk memakan jasad para nabi. "
Di dalam , At-Tirmidzy disebutkan dari hadits Abu Hurairah, dari Nabi
Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau bersabda, "Hari paling baik yang di dalamnya matahari terbit
adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu dia dimasukkan
ke dalam surga. pada hari itu dia dikeluarkan dart sana, dan hari kiamat tidak datang melainkan pada hari Jum 'at- "
Di dalam Al-Mustadrak d'lSQbulkan dengan lafazh,
"Pemimpin hari-hari adalah hari Jum'at....'
Malik meriwayatkan di dalam Al-Muwaththa', dari Abu
Hurairah, secara marfu ' , "Hari pal ing baik yang d i dalamnya matahari
terbit adaiali hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu
diaditurunkan (ke bumi), pada hari itu taubatnya diterima, pada hari itu dia
meninggal dunia. pada hari itu kiamat tiba. Tidak ada satu pun hewan melata
melainkan bersuara pada hari Jum'at
sejak dari waktu subuh hingga matahari terbit, karena sayang terhadap satu
saat, kecuali jin dan manusia. Pada hari itu ada satu saat yang tidak ditemui
hamba Muslim, diashalat dan memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Allah akan
memberikan kepadanya/'
Merupakan tuntuanNabi Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk
mengagungkan hari Jum'at ini. memuliakan dan mengkhususkannya dengan beberapa
ibadah. Inilah di antara beberapa kekhususan yang dimiliki hari Jum'at:
1 . Beliau biasa membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan
pada shalat subuh pada hari Jum'at.
IbnuTaimiyahberkata,"Rasulullahi membaca dua surat ini pada shalat subuh hari Jum'at, karena keduanya
membicarakan apa yang pemah terjadi dan apa yang akan terjadi pada hari Jum'at,
seperti penciptaan Adam, penyebutan hari berbangkit. pengumpulan manusia, yang semuanya terjadi pada hari
Jum'at. Maka dua surat ini dibaca pada shalat subuh hari Jum'at untuk
mengingatkan umat apa yang akan terjadi pada hari itu."
2. Anjuran banyak membaca shalawat kepada Nabi
Shallallahu Alaihi wa Sallam pada malam harinya. Beliau adalah pemimpin semua
manusia dan hari Jum'at merupakan pemimpin hari-hari. Maka shalawat pada hari Jum'at
mempunyai keistimewaan yang tidak dimiliki hari yang lain, karena setiap
kebaikan yang diperoleh umatnya di dunia dan di akhirat lewat beliau. Semua
karuniayangmereka perolehjuga terjadi pada hari Jum'at.
3. Shalat Jum'at adalah fardhu Islam yang paling kuat dan
merupakan perkumpulan orang-orang Muslim yang paling besar. Maka siapa yang meninggalkan
karena meremehkannya, Allah akan menutup hatinya. Kedekatan penghuni surga
dengan surga dan kesegeraan mereka masuk
surga terganlung dari kedekatannya dengan imam saat
shalat Jum'at dan kesegeraannya datang ke shalat Jum'at.
4. Perintah mandi pada hari Jum'at, yang pelaksanaannya
dikuatkan dan Bahkan lebih kuat daripada
kewajiban wudhu' karena menyentuh dzakar. lebih kuat daripada melaksanakan shalat witir.
lebih kuat daripada bacaan shalawat kepada Rasululiah ShallallahuAlaihi wa Sallam
pada tasyahhud akhir.
5. Memakai wewangian pada hari Jum'at lebih baik daripada
memakainya padahari lain.
6. Bersiwak pada hari Jum'at juga lebih mulia daripada
bersiwak pada hari lain.
7. Bersegera pergi ke masjid.
8. Banyak mendirikan shalat dan berdzikir kepada Allah
serta membaca Al- Qur'an hingga imam datang.
9. Keharusan mendengarkan khutbah. .lika tidak, maka
disebut lagha. Padahal siapa yang lagha dianggap seperti tidak mengikuti Jum'at.
1 0. Membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at yang
mempunyai keistimewa- an terscndiri. sebagaimana yang diriwayatkan Al-Hakim dan
Al-Bai- haqy, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan riwayat yang shahih.
1 1 . Tidak dimakruhkan shalat pada saat matahari
bergeser dari tengah ufuk pada hari Jum'at. Ini menurut pendapat Asy-SyatVy dan
merupakan pilihan Ibnu Taimiyah.
12. Muslim meriwayatkan di dalam Shahih-nya. bahwa
Rasululiah Shal- lallahuAlaihi wa Sallam membaca surat Al-Jumu'ah dan
Al-Munafiqun atau Al-Ghasyiyah pada shalat Jum'at.
13. Hari Jum'at adalah hari 'id yang berulang kaU terjadi
sckali dalam satu minggu, sebagaimana yang ditakhrij ibnu Majah dari hadits Abu
Luba- bah bin Abdul-Mundzir dengan isnad hasan, bahwa hari Jum'at itu lebih agung
bagi Aliah daripada Idul-Adhha.
1 4. Dianjurkan mengenakan pakaian yang paling bagus
menurut kesanggup- an kctika pergi shalat Jum'at, sebagaimana riwayat Ahmad
dari hadits Abu Ayyub. dengan isnad hasan.
15. Dianiiirkanuntukmembersihkan masjid dan
membuatnyawangiketika mendckati tengah hari, scpeili yang dilakukan Umar bin
Al-Khaththab di Masiid Nabaw7 di Madinah.
1 6. Tidak Jiperbolehkan bepergian pada hari Jum'at
kecuali setelah melak- sanakan shalat Jum'at, yaitu setelah masuk waktu shalat.
Jika bepergian dilakukan sebelum masuk waktu shalat, maka banyak yang memperbo-
lehkannva, apalagi j ika untuk berj ihad atau untuk keperluan yang nyata.
17. Setiap langkah kaki orang yang pergi ke shalat Jum'at
mengandung pahala selama satu tahun, lengkap dengan puasa dan shalat malamnya.
18. Hari Jum'at adalah hari dihapuskannya
kesalahan-kesalahan hingga Jum'at berikutnya, sebagaimana yang diriwayatkan
dalam hadits shahih dari Rasululiah Shallallahu Alaihi wa Sallam.
1 9. Jahannam dikobarkan setiap hari kecuaii hari Jum'at,
karena hari Jum'at merupakan hari yang paling agung di sisi Allah, yang pada
hari ini banyak ketaatan dan ibadah dilakukan, yang menghalangi dikobarkannya
Jahannam. Karena itu kedurhakaan orang yang beriman lebih sedikit
pada hari Jum'at ini daripada harl-hari yang lain.
Berarti pengobaran ini bcriaku di dunia dan bukan di akhirat. Sebab adzab di
Jahannam pada hari akhirat tidak pernah disela dan tidak diringankan dari
orang-orang yang memang layak mencrimanya.
20. Pada hari Jum'at ada satu saatdikabulkannyadoa,
yangjika pada saat itu seorang hamba Muslim memohon sesuatu kepada Allah,
niscaya Dia akan memberinya. Saat ini masih terus beriaku dan tidak pemah
dihapus atau dihentikan. Namun orang-orang tidak sepakat tentang kapan tepat-
nya.
21 . Pada hari Jum'at ada shalat Jum'at yang dikhususkan
dari seluruh shalat fardhu, dengan beberapa kekhususan yang tidak ada dalam
shalat jama'ah yang lain. Tidak ada penekanan terhadap suatu shalat yang menyamai
shalat Jum'at kecuaii shalat ashar. Kaum Musiimin sepakat bahwa shalat Jum'at
adalah fardhu ain, kecuaii satu pendapat yang dikisahkan dari Asy-Syafi*y, yang
mengatakan bahwa hukumnya adalah fardhu kifayah. Tentu saja pendapat ini salah.
22. Di dalamnya ada khutbah yang maksudnya untuk memuji
dan meng- agungkan Allah, mempersaksikan wahdaniyah-Nya, mempersaksikan risalah
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, mengingalkan umat tentang hari-hari
Allah, kekuasaan dan pembalasan-Nya kelak. wasiat
takwa dan peningkatan iman.
23. Anjuran menjadikan hari Jum'at sebagai hari untuk
banyak melakukan ibadah dan mengurangi kegiatan keduniaan.
24. ilari Jum'at yang merupakan 'id dalam satu minggu,
sementara dalam "id ada penyembelihan qurban, maka qurbannya hari Jum'at
ialah berse- gera pergi ke shalat Jum'at.
25 . Shadaqah pada hari Jum'at mempunyai keistimewaan
daripada hari-hari lain, seperti shadaqah pada bulan Ramadhan yang lebih utama
daripada di bulan-bulan lain. Jika Ibnu Taimiyah keluar dari rumah untuk pergi ke
shalat Jum'at, maka dia mengambil apa pun yang ada di rumaii, seperti
roti atau lainnya, lalu dia shadaqahkan di jalan secara
sembunyi-sembunyi.
26. Pada hari itu Allah menampakkan Diri di hadapan
parawali-Nya di surga dan merekamengunjungi-Nya. Siapa yang paling
dekatdiantaramereka dengan Allah saat itu adalah yang paling dekat jaraknya
dengan imam pada shalat Jum'at.
27. Asy-Syahid (yang mempersaksikan) sebagaimana yang
difirmankan Allah adalah hari Jum'at, sedangkan al-masyhud (yang dipersaksikan)
adalah hari Arafah. Begitulah penafsiran dari Abu Hurairah.
28. Semua makhluk, baik langit, bumi, gunung dan lautan,
menggigii keta- kutan pada hari Jum'at, kecuali jin dan manusia, sebagaimana
yang dise- butkan dalam riwayat shahih dari Abu Hurairah dan Ka'b.
29. Allah menyimpan hari Jum'at bagi umat Islam, tidak
memberikannya kepada suatu umat hingga umat ini muncul. sebagaimana yang telah disebutkan
di atas, bahwa orang-orang Yahudi mempunyai hari Sabtu dan orang-orang Nasrani
mempunyai hari Ahad.
30. Hari Jum'at merupakan pilihan Allah dari hari-hari
dalam satu minggu. sebagaimana bulan Ramadhan merupakan pilihan-Nya dalam satu
tahun, dan lailatul-qadar merupakan pilihan-Nya dari seluruh malam, dan Mak- kah
merupakan pilihan-Nya dari seluruh tempat di bumi, dan Muham-
mad Shallallahu Alaihi wa Sallam merupakan pilihan-Nya
dari semua makhluk.
31 . Ruh orang-orang yang ada di kubur didekatkan,
sehingga mereka bisa melihat siapa yang menziarahi mereka dan mengucapkan salam
kepada mereka. Jadi hari Jum'at merupakan hari pertemuan antara orang yang sudah
meninggal dan orang yang masih hidup. Jikatiba hari kiamat, ma- ka yang
terdahulu akan bertemu dengan yang kemudian, penghuni langit bertemu dengan
penghuni bumi, yang zhalim bertemu dengan orang yang dizhalimi, matahari
bertemu dengan rembuian.
32. Dimakruhkan mengkhususkan puasa pada hari Jum'at. Ini
merupakan penegasan Ahmad. Sedangkan Malik dan Abu Hanifah memubahkan- nya,
karena dalam hal ini hari Jum'at tidak berbeda dengan hari-hari Iain. Yang
pasti, di dalam Ash-Shahihain disebutkan iarangan pengkhususan
puasa pada hari Jum'at.
33. Hari berkumpulnya manusia lalu mereka diingatkan
tentang awal mula penciptaan dan hari kembali kepada Allah, mereka diingatkan
tentang saat berkumpul pada hari kiamat. Saat menyampaikan khutbah Jum'at,
kedua mata beliau memerah, suaranya lantang, emosinya meningkat, seakan-akan
beliau sedang menyam- paikan peringatan kepada pasukan perang. Beliau biasa
memendekkan khut- bah dan mcmanjangkan shalat. Dalam khutbahnya itu beliau
mengajarkan kaidah-kaidah Islam kepada para shahabat dan syariatnya.
menyampaikan
perintah dan Iarangan kepada mereka jika ada sesuatu yang
memang diperiukan, sebagaimana beliau memerintahkan orang yang baru masuk masjid
agar mendirikan shalat dua rakaat (tahiyatul-masjid). Jika melihat mereka
sangat membutuhkan uluran bantuan, maka beliau memerintahkan
agar para shahabat yang lain mengeluarkan shadaqah.
Beliau memberikan is\arat denganjari telunjuknya saatberdzikir dan berdoa
kepada Allah.
.lika para shahabat sudah berkumpul. maka beliau keluar
dari rumah dan mengucapkan salam kepada mereka. Jika naik mimbar, beliau
mengha- dapkan sekiruh wajah kepada mereka dan mengucapkan salam. Kemudian duduk.
Bilal mengumandangkanadzan. Jika adzan sudah selesai beliau ber- diri
menyampaikan khutbah.
Saat berkhutbah beliau melarang orang yang berjalan
melangkahi orang-orang dan menyuruhnya duduk di tempat. Beliau memotong khutbah
iika ada keperluan yangtiba-tiba muncul. Jika sudah selesai beliau menyem- purnakannya.
seperti perbuatan beliau yang memungut Al-Hasan dan Al-Hu-
sain dengan turun dari mimbar, lalu naik lagi dan
menyelesaikan khutbahnya. Beliau berdoa memohon hujan j ika saat itu lama tidak
turun hujan. Yang pasti beliau menyampaikan berbagai hal menurut keadaan.
sehingga terkadang beliau mengucapkan, "Kemari hai Fulan, duduk hai Fulan.
shalat hai Fulan," dan lain sebagainya. Beliau tidak memegang pedangatau
lainnya, tapi beliau
bersandar kepada sebuah tongkat sebelum naik mimbar.
Mimbar beliau mempunyai tiga tataran. Sebelum ada mimbar itu, beliau pernah
menyam- paikan khutbah dengan bersandar kepada batang korma. Ketika sudah berpindah
ke mimbar, maka batang pohon korma itu menangis, dan tangisnya
bisa didengar semua orang yang ada di dalam masj id. Maka
beliau memeluk batang pohon itu hingga diam. Beliau menyampaikan khutbah dengan
ber- diri, lalu duduk sebentar antara dua khutbah, tanpa mengucapkan dan tidak ada
ucapan apa pun, lalu berdiri menyampaikan khutbah kedua. Jika sudah selesai,
Bilal mengumandangkan iqamat. Beliau memerintahkan orang-orang
untuk lebih dekat kepada beliau. Seusai mengerjakan
shalat Jum'at beliau masuk rumah dan shalat dua rakaat di rumah. Tapi beliau
memerintahkan orang yang hendak mengerjakan shalat setclah Jum'at, dengan empat
rakaat. Ibnu Taimiyah berkata, "Jika beliau shalat di masjid, maka beliau
shalat empat rakaat, dan jika di rumah, beliau shalat dua rakaat saja."
Yang perlu dicatat, tidak ada shalat sunat sebelum
Jum'at. Sebab setelah Bilal selesai adzan, maka Nabi Shallallahu Alaihiwa
Sallam langsung menyampaikan khutbah tanpa ada jeda waktu. Inilah yang terjadi.
Maka bagaimana mungkin ada anggapan bahwa setelah Bilal adzan mereka bangkit
untuk mendirikan shalat sunat dua rakaat. Yang demikian
ini adalah orang- orang yang sama sekali tidak mengerti As-Sunnah dan bodoh. Orang-orang yang mengatakan ada shalat sunat
sebelum Jum'at, berhujjah bahwa shalat Jum'at itu adalah shalat zhuhur yang
dipendekkan, sehingga semua yang berlaku untuk shalat zhuhur juga berlaku untuk
shalat Jum'at. Ini merupakan hujjah yang amat lemah dan sulit diterima. Shalat Jum'at
berdiri sendiri yangjauh berbeda dengan shalat zhuhur, bacaannya yang inariiig.. Alasan iain. shalal suiiat schekim
Jum'at skaii kepada shakil sunat sebelum /luihur. Tentu ini merupakan qiyas yang gugur. Sebab permasakihanina sudah jelas di
da lain
No comments:
Post a Comment
ini komentar