Monday, 16 November 2015

Tuntunan Rasulullah pada Zakat, Sedekah; zadul maad 2


Zakat

Zakat maal (harta) ini dibedabedakan tergatung dari usaha pemilik harta dan bagaimana mendapatkanya, tingkat kemudahan dan kesulitanya.  
1.       Allah mewajibkan 1/5 bagian dari harta yang diperoleh secara kebetulan dan dalam jumlah banyak, contohnya barang temuan.
2.       Jika diperoleh dengan usaha yang lebih berat maka zakatnya 1/10 seperti hasil cocok tanam dan buah buahan yang tanpa harus mengolah tanah.
3.        Jika harus mengolah tanam, menanam, mengairi, apalagi airnya dapat beli maka zakatnya1/20.
4.       Jika pengolahanya terus menerus maka zakatnya 1/40

Batas minimal zakat:
1.       Zakat Perak 200 dirham
2.       Zakat Emas =20 mitsqol ; 1 mitsqol =3.436 gram.
3.       Biji bijan dan buah 5 wasaq.
4.       Kambing 40 ekor.
5.       Sapi 30 ekor.
6.       Onta 5 ekor.

golongan penerima zakat  disingkat menjadi mengjadi 2 golongan  terdiri dari:

bagian 1 : karena memang kebutuhan
1.       Fakir
2.       Miskin
3.       Musafir
4.       Pembebasan budak
Bagian 2: karena keperluanya
5.       Amil
6.        Mualaf
7.       Dililit hutang
8.       Jihad
Nabi pernah berhutang atas nama sedakah.
Setiap orang muslim yang mempunyai makanan,  tua dan muda, laki laki atau wanita, merdeka maupun budak,  wajib mengeluarkan zakat  yaitu 1 sha qurma, tepung atau kismis diserahkan sebelum pergi sholat id.
Cara nabi meberi  bermacam:
1.       kadang berupa  hadiah
2.        sodaqoh,
3.        membeli sesuatu dan menjual kembali
4.        meminjam sesuatu  lalu menggembalikan lebih banyak lebih baik dan lebih besar.
5.       Kedang beliau membeli barang dan memberi uang lebih banyak.
6.        Beliau menerima hadiah dan membalasnya lebih

Zakat sodaqoh dapat melapangkan dada yang mengakibatkan:
1.       Mendapat petunjuk
2.       Mendapat cahaya ilahi
3.       Mendapat ilmu
4.       Kepasrahan
5.       Berdzikirr
6.       Berbuat baik kepada sesama manusia
7.       Keberanian
8.       Mengeluarkan kerak hati
9.       Meninggalkan hal yang berlebih

No comments:

Post a Comment

ini komentar