BAB I
HAK-HAK ISTRI
TERHADAP SUAMI
Surat
An-Nisaa ; Ayat 19: "WA 'AASYIRUUHUNNA BILMA'RUUFI"
Artinya :
" Dan
pergaulilah mereka (istri-istrimu)dengan baik "
Dalam Surat
Al-Baqoroh ayat 228 diterangkan:
Artinya : "
Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara
yang ma'ruf. Akan tetapi para suami mempunyai suatu tingkatan kelebihan
daripada istrinya."
Diriwayatkan dari
nabi Saw bahwa, saat beliau menunaikan haji wada' belau bersabda :Setelah belau
mamuji Alloh Swt dan menyanjung-Nya serta memberi petuah pada kaum muslimin
yang hadir, Beliau melanjutkan sabdanya: "Ingatlah, berikanlah wasiat
kepada para wanita secara baik,karena mereka hanyalah sebagai tawanan
dihadapanmu.Sesungguhnya kalian tidak memiliki apapun dari mereka kecuali
kebaikan .kecuali jika mereka itu(wanita) datang dengan mambawa perbuatan buruk
yang jelas. Kalau wanita melakukan perbuatan tercela, maka berpisahlah sebatas
tempat tidur dan pukullah dengan pukulan yang tidak membahayakan. Kalau istimu
mentaati maka kamu jangan mencari alasan lain untuk mengusiknya. Ingatlah
sesungguhnya kamu mempunyai hak atas istri dirimu. Diantara hak kalian atas
istri-istrimu adalah melarang istrimu menggelar tikarmu terhadap orang yang
tidak kamu sukai dan tidakmengijinkan istri-istrimu memasukkan orang yang tidak
kam sukai .Ingatlah ,bahwa diantara hak-hak istrimu adalah memberi pakaian yang
baik kepadanya dan demikian pula dalam hal makanannya."
Rosululloh Saw
bersabda:
Artinya: " Hak
istri atas suami adalah mamberi makan kepadanya jika ia(suami) makan, memberi
pakaian kepadanya apabila ia(suami) berpakain,dan jangan menampar wajah,jangan
menjelek-jelekan dan jangan membiarkan (memisahkannya) kecuali dalam hal tempat
tidur. (riwayat Thamrani dari Muawiyah bin Haidah).
Rosulloh Saw
bersabda:
Artinya:
"Siapapun orang laki-laki yang menikahi seorang wanita dengan maskawin
yang hanya sedikit atau banyak,tetapi drinya berniat untuk tidak memenuhi
hak-hak istri (ya'ni bermaksud menipunya) lalu lelaki itu mati hingga belum
pernah memenuhi hak-hak istrinya ,maka dihari kiamat kelak ia akan menghadap Alloh
Swt dengan menyandang predikat sebagai penzina."
Rosulloh Saw
bersabda:
ARTINYA:"Sesunguhnya
diantara kesempurnaan keimanan orang mukmin adalah mereka yang lebih bersikap
kasih sayang (berlaku lemah lembut) terhadap istrinya." (riwayat Turmudzi
dan Hakim dari Aisyah).
BAB III
Rasulullah SAW
bersabda:
Artinya : "
Sebaik-baik orang diantara kamu adalah mereka yang paling bagus terhadap
istri-istrinya. Dan aku adalah orang yang terbaik diantaramu terhadap keluarga
(istri-istri)ku." (Riwayat Ibnu Hibban).
Dalam riwayat
lainnya dikatakan :
Artinya : "
Sebaik-baik orang diantara kamu adalah mereka yang paling bagus terhadap
istri-istrinya, dan aku adalah orang yang lebih bagus diantaramu terhadap
istri-istriku."
Rasulullah SAW
bersabda :
Artinya : "
Barang siapa bersabar atas keburukan kelakuan istrinya maka Allah SWT akan
memberi pahala kepadanya seperti pahala yang pernah diberikan Allah SWT kepada
Nabi Ayyub AS atas cobaan yang diterimanya. Dan barang siapa bersabar atas
keburukan kelakuan suaminya maka Allah SWT memberi pahala kepadanya seperti
pahala yang pernah diberikan kepada Asiyah istri Fir'aun."
Perlu diketahui
bahwa cobaan yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Ayyub AS adalah terdiri dari
empat macam cobaan. Meliputi cobaan atas kebangkrutan (pailit) kekayaannya,
kematian semua anak-anaknya, kerusakan pada tubuhnya dan diasingkan oleh
masyarakat kecuali hanya istrinya saja yang setia menemani.
Kehancuran harta
kekayaan Nabi Ayyub AS terdiri dari unta, sapi, kambing, gajah, khimar
(keledai). Kekayaan lain milik Beliau adalah 500 hektar tanah persawahan,
semuanya digarap oleh 500 orang, pada setiap orang mempunyai anak istri.
Pengikut Beliau terdiri dari 3 golongan semua telah beriman dan masih
berusia muda.
Iblis yang
diberikan kekuasaan oleh Allah SWT dapat turun naik dari bumi ke langit sewaktu
dikehendaki, mempunyai maksud naik ke langit. Tiba-tiba Iblis mendengar para
malaikat membaca Sholawat atas Nabi Ayyub AS. Saat itu juga timbullah rasa
Hasud di dalam hatinya. Ia berkata memohon kepada Allah SWT:
" WAHAI TUHAN,
SEKARANG INI AKU MEMANG TELAH MENYAKSIKAN SENDIRI HAMBA-MU AYYUB SANGAT RAJIN
BERSYUKUR SERAYA MEMUJI KEPADA-MU. TETAPI KALAU ENGKAU MEMBERI COBAAN KEPADAKU
TENTU DIA TIDAK AKAN BERSYUKUR DAN TIDAK PULA MENTAATINYA.
Allah SWT berfirman
kepada Iblis:
" BAIK,
SILAKAN KAMU MERANGKAP. SEKARANG AKU BERI KEKUASAAN KEPADAMU UNTUK MENCOBA
AYYUB AS MELALUI HARTA KEKAYAANNYA."
Iblis berangkat. Ia
mengumpulkan semua anak buah terdiri dari syaitan dan jin ia katakan
kepada mereka: " SEKARANG AKU TELAH DIBERI WEWENANG UNTUK MENCOBA AYYUB AS
MELALUI HARTANYA."
Lebih lanjut iblis
berkata lagi :
" IFRIT,
SEKARANG KAU KUBERI TUGAS MEMBAKAR TEMPAT PENGGEMBALAAN UNTA-UNTA MILIK
AYYUB AS DAN SEKALIGUS MEMBUNUH SEMUA UNTA-UNTA ITU. LAKSANAKAN !"
Iblis datang
menjumpai Ayyub AS, saat mana ketika itu Beliau sedang melaksanakan sholat.
Iblis berkata kepadanya: " TEMPAT PENGGEMBALAAN UNTA-UNTAMU TERBAKAR, DAN
SELURUH UNTA MILIKMU IKUT TERBAKAR PULA."
Apa kata Nabi Ayyub
AS: " ALKHAMDULILLAH. ALLAH SWT SENDIRI YANG MEMBERIKAN KEKAYAAN ITU
KEPADAKU DAN HANYA DIA SAJA YAMG BERHAK MENGAMBIL KEMBALI."
Iblis tidak
berhenti sampai disitu. Ia meningkat lagi pada kekayaan yang lain. Ia hancurkan
semua kambing milik Nabi Ayyub As, berikut tempat penggembalaannya. Ia datang
ke Nabi Ayyub As seraya memberitahukan peristiwa itu.
"ANGIN PANAS
TELAH MENGHANCURKAN KEBUNNYA, TIDAK ADA YAMG TERSISA SEDIKITPUN," kata
iblis sehabis merusak semua kebun milik Nabi Ayyub AS. Apa kata Nabi Ayyub As.
" ALKHAMDULILLAH ..." kemudian Beliau memuji Allah SWT dan
menyanjung-Nya."
No comments:
Post a Comment
ini komentar